Petak demi petak bumi ini tenggelam
Liter demi liter air menyapu bersih tanah ini
Satu demi satu saudaraku berguguran
Tak bersisa…
Hanya air mata seorang ibu yang kehilangan anaknya
Hanya teriakan seorang suami yang mencari istrinya
Hanya kesedihan yang menyelimuti
Ada apa dengan negriku ini???
Tuhan…
Apa salah mereka?
Apa salah dia?
Apa sala kami?
Hingga kau begitu murka.
Mungkinkan ini cara-Mu memperingatkan kami?
Mungkinkah ini cara-Mu menolong kami?
Menolong kami dari lingkaran dosa yang sulit kami hentikan.
Atau, Inikah jawaban-Mu
ketika siang-malam kami berdoa “Ya Allah, tunjukkan jalan yang lurus pada kami”
Maafkan mereka Tuhan
Maafkan dia
Maafkan juga kami
Kumohon…
setiap cerpen yang ditulis selalu mengangkat kisah dari lingkungan terdekat berdasarkan kisah nyata.sukses untuk cerita selanjutnya