asslkm teh… gimana kalau selesai s2 tapi g dapt kerjaan? masyarkat sering menilai negatif!
Semua orang pasti dilemma ketika disodorkan pertanyaan seperti itu, begitupun aku. Ketika seseorang berkomentar disalah satu artikelku dan berharap mendapat jawaban dariku.
Hh…entah apa yang harus kukatakan karna memang keadaanya seperti ini. Kita belum tentu mendapat pekerjaan walau sudah sekolah susah-susah, bahkan hingga merasakan bangku Master.
Tidak sedikit orang yang berfikiran bahwa semua itu “tergantung nasib”. Ya…semua itu memang tergantung nasib kita, baik atau tidak, aku setuju akan hal itu. Tapi bukankah nasib itu kita yang men-design? Sejauh mana ikhtiar kita untuk bisa meraih nasib yang baik? Jika kita sudah berusaha dengan sebaik-baiknya, dengan jalan yang baik pula, namun nasib baik tak kunjung datang, apa boleh buat? Itulah takdir kita bukan???
Bukankan Allah akan merubah nasib kita jika kita benar-benar mau berubah? Aku selalu menekankan pada adik-adikku bahwa kehidupan kita hari ini adalah refleksi perbuatan kita dimasa lalu. Begitupun dengan kehidupan kita di masa mendatang adalah refleksi perbuatan kita hari ini. Jika kita benar-benar berusaha hari ini, maka kita akan mendapat hasil yang baik di hari esok.
Lagipula, mencari ilmu itu kan tak ada ruginya. Berapapun uang yang kita keluarkan untuk biaya sekolah, semua itu tidak akan pernah sia-sia, pasti ada manfaatnya.
Jadi jangan pernah berfikir “buat apa sekolah tinggi-tinggi kalo nantinya nganggur juga?”
Untuk menjawab pertanyaan temanku, kita tak akan pernah menganggur jika kita mau berusaha. Toh, bekerja itu bukan berarti harus menjadi PNS atau menjadi karyawan di salah satu perusahaan besar kan? Menjadi wiraswasta juga adalah pekerjaan, bahkan pekerjaan bagus yang dapat membawa Negara kita kearah yang lebih baik. Contohnya saja Australia. Apa yang membuat Negara kecil itu jauh lebih unggul dari kita??? “jiwa wiraswasta”nya. Jadi jangan pernah putus asa kawan!!!