Sore ini ayahku pulang dengan muka sedih. tak ada kata yang beliau ucapkan saat kukecup tangannya hingga akhirnya ibuku bertanya, “kenapa pah?”
“Ah…komputer disekolah abis. Infocus, CPU, LCD…semuanya dibawa maling”
Aku terhenyak. tak menyangka ayahku akan diberi cobaan seberat ini. lalu kuberanikan diri bertanya, “bukannya ada penjaganya pap?”
“iya, penjaganya lagi tiduran di perpus. sakit katanya”
“terus…beneran abis semuanya?kok bisa?” ibuku sama penasarannya seperti aku rupanya.
“ga semuanya sih…10 PC, 1 infocus yang ilang. teralis besinya aja dipatahin.kayaknya sih lumayan lama malingnya disitu.tapi ga ketauan sama penjaga”
Setengah jam kira2 obrolan tentang insiden hilangnya perangkat komputer di SMAN 1 Kalijati. Aku tak tega melihat ayahku. sebagai pemimpin tentu saja dia harus bertanggung jawab atas semuanya. Ah…pap, andai aku bisa membantu meringankan bebanmu.
Satu hal yang aku yakini atas ucapan ibuku, semua pasti ada hikmahnya. Ah…semoga…
waaaahhhh…truz gmn tuh neng….
nah…itu dia.ga tau truzannya belum dapet kabar lg.hehe
ASSALAMUALAIKUM.IEU SARENG PUTRANA PA ATA SANES? KUMAHA KABAR BAPA?ABDI ALUMNI SMAN 1 KALIJATI.
Waalaikumsalam…
Sumuhun, abdi putrana pak Ata. Alhamdulillah papap sae. Mung ayeuna mah tos ngalih ka Dinas.
Salam kenal kang..
Seni
kumaha orang semun dararamang…??
waduh…duka tah pami eta mah. tos jarang ameng deui kaditu ayeuna mah.punten pisan…
mungkin ini ujian dari allah swt!?
mudah2han diganti dengan yang lebih baik
Amin…semoga…