An oRdinaRy PeopLe

Hanya aku yang tahu isi hatiku…

Perencanaan & Evaluasi Program August 30, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 9:23 pm

Dosen : Prof. Dwi Purwoko

Kegiatan perencanaan perlu diikuti beberapa langkah :

1. Analisa hasil prestasi kegiatan

2. Analisa Keunggulan, kelemahan, kesempatan dan ancaman

3. Penetapan tujuan

4. Penetapan strategi

5. Penetapan target

6. Penyusunan rencana

7. Penyusunan anggaran

Manfaat perencanaan :

1. Meningkatkan efektivitas & efisiensi

2. Menyelaraskan kegiatan & pencapaian tujuan

3. Meningkatkan kecermatan & penghematan

4. Meningkatkan koordinasi antar manager (team work)

Perencanaan didukung oleh :

1. para eksekutif sebagai pengendali

2. para staf dan tenaga kerja profesional/ahli

3. para pelaksana ahli dan pelaksana teknis

4. para operasional

5 Leadership roles :

1. Activator : jenis kepemimpinan yang cenderung memperkenalkan subject matter

2. Controller : reward & punish

3. Martyr : menyumbangkan dirinya untuk organisasi

4. Cavalier

5. Abdicator

 

Kewirausahaan & Kepemimpinan April 1, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 7:41 pm
Tags: , ,

Dosen : Dr. Hery Margono

Perkembangan Pengangguran 1980-2008


picture1

Jumlah Pengangguran

- Pengangguran terbuka pada Februari 2006 mencapai 10,4 % atau sebanyak 11,1 juta orang (BPS)

- Pengangguran terbuka pada Februari 2007 sebesar 10,55 juta orang atau mencapai 9,75 % dari jumlah angkatan kerja sebesar 108,13 juta orang (BPS)

- Pengangguran terbuka pada Februari 2008 sebesar 9,4 juta orang atau mencapai 8,4 % dari jumlah angkatan kerja sebesar 111,4 juta orang (BPS)

- Setengah pengangguran pada Februari 2006 sebesar 29,9 juta orang atau 31,4 % dari jumlah angkatan kerja sebesar 106,3 juta orang (BPS)


Penganggur Menurut Pendidikan

picture2

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

Sumber :BPS dalam Kompas, 28-8-08


Jumlah Penduduk Miskin

n 110 juta penduduk RI hidup dengan berpenghasilan < US$ 2 per hari (World Bank dalam Kompas, 24 Januari 2005)

n 49% penduduk Indonesia dalam kondisi miskin (Bank Dunia 2006)

n 105,3 juta, atau 45,2% dari total populasi Indonesia yakni sebanyak 232,9 juta jiwa (Bank Dunia 2007)

n 39,1 juta penduduk miskin (Susenas Maret 2006) garis kemiskinan dihitung sebesar Rp 151.997 per kapita per bulan

n 37,17 juta penduduk miskin (Susenas Maret 2007) garis kemiskinan dihitung sebesar Rp 166.697 per kapita per ulan

n 34,96 juta penduduk miskin (Susenas Maret 2008) garis kemiskinan dihitung sebesar Rp 182 ribu per kapita per bulan

n Terlalu miskin bagi penduduk RI untuk menjadi pengangguran (too poor to be unemployment)


Visi Pembangunan Nasional Tahun 2004-2009

n Terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai.

n Terwujudnya masyarakat, bangsa, dan negara yang menjunjung tinggi hukum, kesetaraan dan hak asasi manusia.

n Terwujudnya perkenomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak serta memberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan.


Misi Pembangunan Nasional Tahun 2004-2009

n Mewujudkan Indonesia yang Aman dan Damai

n Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Demokratis

n Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera.


MODAL PEMBANGUNAN

picture32

picture41

<!–[if !mso]> <! st1\:*{behavior:url(#ieooui) } –>

INDUCE INOVATION

n Hicks dalam Hayami (2000) mengungkapkan teori Pendorong Inovasi Teknologi bahwa Perubahan teknologi hendaknya mendorong penggunaan sumber daya yang lebih banyak dan melakukan penghematan atas sumber daya yang terbatas ” .

TOTAL FACTOR PRODUCTIVITY

n Dari hasil perhitungan Total Factor Productivity (TFP) yang dilakukan oleh Margono (2005), rata-rata pertumbuhan ekonomi antara tahun 1972 hingga tahun 2002 sebesar 5,88 dimana disumbang pertumbuhan tenaga kerja 0,86, pertumbuhan barang modal sebesar 5,55 dan TFP – 0,53.

KINERJA INDONESIA VERSUS KOMPETITOR (2008)

Ranking

n Singapore 1

n Ireland 8

n Malaysia 24

n China 50

n Vietnam 91

n India 120

n Indonesia 123 133(2007)

n Philippines 133

n Congo Dem, Republic 178

BAGAIMANA MEMBANGUN HUMAN CAPITA DAN SOCIAL CAPITAL ?

JIWA KEWIRAUSAHAAN

n Menurut Schumpeter dalam Jhingan (2000) pertumbuhan ekonomi sangat ditentukan oleh jiwa kewirausahaan, karena jiwa kewirausahaan memiliki kemampuan dan keberanian mengaplikasikan penemuan-penemuan baru yang inovatif sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

INOVASI

n Pengembangan barang baru

n Pengembangan metode produksi baru

n Pengembangan pasar baru dan

n Pengembangan organisasi/kelembagaan (modal sosial)

Makna Modal Sosial (Social Capital)

n Sebuah keuntungan yang tercipta dari posisi seseorang dalam sebuah jejaring hubungan (Portes)

n Modal sosial inilah yang membantu sebuah komunitas untuk bertahan, stabil, berlanjut, dan bahkan sukses (Portes dan Rajab)

n Modal sosial merupakan syarat mutlak bagi pembangunan manusia, pembangunan ekonomi, sosial, politik, dan stabilitas demokrasi (Francis Fukuyama )

Mengapa Harus Membangun Modal Sosial

n Manusia tercipta untuk saling berhubungan dan saling tergantung satu sama lainnya

n Banyak permasalahan sosial yang dihadapi bangsa Indonesia dan dunia seperti bencana alam, kriminalitas, peperangan, kemiskinan, keadilan, kesenjangan, dll.

n Arsitek negara kita menyadari pentingnya kecerdasan sosial sebagai modal dasar dalam pembangunan bangsa. “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”

Syarat Membangun Modal Sosial

n Hubungan saling percaya (relations of trusts)

n Adanya pertukaran (give and take)

n Aturan umum (common rules), norma-norma (norms) dan sanksi-sanksi (sanctions)

n Keterkaitan (connectedness), jaringan (networks) dan kelompok-kelompok (groups)

n Memberikan nilai tambah (added value)

8 M’s Modal Jadi Wirausahawan

Ø Me (Mind & Mission/tujuan berwirausaha)

Ø Material

Ø Money

Ø Market

Ø Mediator

Ø Management

Ø Moment

Ø Me (Mind & Mission/tujuan berwirausaha)

7-C’s Jiwa Wirausaha

Ø CHAMPIONà NEED ACHIEVEMENT

Ø CREDITABLE

Ø COURAGE

Ø CHALLENGE

Ø CREATIVE

Ø CONFIDENCE

Ø CARE

Lima Kunci Sukses

n Reputasi dulu

n Tumbuh dari bawah

n Konsentrasi pada bidang yang disukai

n Anti kerumunan

n Modal hanyalah pelengkap

Keterampilan Pemimpin & Wirausahawan

n KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI EFEKTIF

- Tahu pokok pebicaraan - Hati-hati mengkritik LB

- Kenali sasaran - Humor touch

- Kenali topik yang diminati LB - Jangan memonopoli pembicaraan

- Jadilah pendengar yang baik - Jamgan memotong pembicaraan LB

- Terampil mengajukan pertanyaan – Antusiasme

- Mampu memberi umpan balik - Sikap bersahabat

n KETERAMPILAN PRESENTASI

- Voice

- Body Action

- Visual

n KETERAMPILAN NEGOSIASI

- WIN – LOSE

- LOSE – LOSE

- WIN-WIN

n KETERAMPILAN MANAJERIAL

n KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

- Mempunyai kepercayaan diri dan yakin membuat keputusan

yang tepat

- Mempunyai sikap positip terhadap keputusan yang diambil

- Lebih baik membuat keputusan yang salah daripada tidak

mengambil keputusan

n KETERAMPILAN PERENCANAAN BISNIS


 

Keuangan Negara (Pengantar) February 28, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 2:32 pm
Tags: , , , ,

Dosen : Prof. Dr. Bambang Triadji

I. Tujuan Bangsa Indonesia

1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia

2) Memajukan kesejahteraan umum

3) Mencerdaskan kehidupan bangsa

4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social

II. Siklus Keuangan Negara (UUD 45 Perubahan, Pasal 23, 23 A s/d G)

1) Presiden diberi tugas oleh rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa Indonesia mencapai tujuan yang diinginkan

2) Dalam melaksanakan tugasnya, presiden didukung oleh dana/keuangan negara yang cukup

3) Dana disediakan dengan persetujuan DPR dan pertimbangan DPD kemudian disahkan oleh Presiden bersama DPR dalam membentuk Undang-undang

4) Setelah dana dipergunakan, diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasil pemeriksaan BPK disampaikan kepada DPR sebagai : a. Badan untuk mengawasi Presiden b. Bahan pertimbangan untuk penyediaan dana tahun berikutnya

5) Pertanggungjawaban Keuangan Negara yang telah dilengkapi dengan Hasil Pemeriksaan BPK disampaikan oleh Presiden kepada DPR dan DPD untuk disetujui, kemudian disahkan oleh Presiden bersama DPR dalam bentuk Undang-Undang

III. Pengertian Keuangan Negara

1) Pengertian Sempit

Keuangan Negara adalah APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) saja. Ini adalah hasil dari penafsiran sempit terhadap UUD 45

2) Pengertian Luas

a. M. Hadi : Semua hak dan kewajiban yang dapat dinilai dengan uang, demikian pula segala sesuatu, baik uang maupun barang yang dapat dijadikan milik Negara, berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban dimaksud

b. UU No. 5 Tahun 1973 tentang BPK

Keuangan Negara : APBN, APBD, BUMN, BUMD, dan pada hakikatnya seluruh kekayaan Negara.

c. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU No. 15 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (Pengganti UU No. 5 Tahun 1973).

Keuangan Negara adalah semua hak dan kewajiban Negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik Negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut.

Keuangan Negara tersebut meliputi :

- Hak Negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman

- Kewajiban Negara untuk menyelenggarakan tugas layanan umum pemerintahan Negara dan membayar tagihan pihak ketiga

- Penerimaan Negara

- Pengeluaran Negara

- Penerimaan Daerah

- Pengeluaran Daerah

- Kekayaan Negara/kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain berupa uang, surat berharga, piutang, barang, serta hak-hak lain yang dapat dinilai dengan uang, termasuk kekayaan yang dipisahkan pada perusahaan Negara/perusahaan daerah

- Kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan dan/atau kepentingan umum

- Kekayaan pihak lain yang diperoleh dengan menggunakan fasilitas yang diberikan pemerintah

IV. Peranan Pemerintah dalam Perekonomian

1) peranan pemerintah dapat digolongkan menjadi 4 golongan, yaitu :

a. Alokasi dana b. Distribusi pendapatan c. Stabilisasi perekonomian d. Pertumbuhan ekonomi

2) dalam melaksanakan peranannya, pemerintah menetapkan beberapa kebijakan, yaitu :

a. kebijakan moneter b. kebijakan fiscal c. kebijakan keuangan internasional d. kebijakan pemerataan pendapat

 

TEORI ADMINISTRASI KONTEMPORER February 27, 2009

(Reformasi Adminiastrasi)


Dosen
: Dr. H. Entang Adhy Muhtar, Drs. MS.


Reformasi administrasi menjadikan system administrasi sebagai agen perubahan untuk menjamin adanya persamaan politik, keadilan social, dan pertumbuhan ekonomi (Lee dan Samonte, 1970)

Alasan terjadinya reformasi administrasi, yaitu :

1. Kelembagaan aparat masih jauh dari potensial.

Bukti : Pelayanan, masih menimbulkan ketidakadilan, karna selama ini masyarakat tingkat tinggi mendapat pelayanan maksimal (yang penting bias bayar lebih)

2. Inovasi lamban karna organisasi bersifat konservatif, dimana stabilitas dan keharmonisan selalu dijaga (biasanya dianut oleh kaum-kaum tua). Hal itu disebabkan inovasi (yang pada awalnya) selalu menimbulkan penolakan.

Pendekatan reformasi :

1. Reinventing government

2. New Public Administration/Management

3. Good governance


Reinventing Government (Mewirausahakan Birokrasi)

Reinventing Government is Looking at the government function with new eyes (David Osborne and Ted Gaebler).


Fungsi BIROKRASI :

Pada umumnya sebagai :

- Perumus kebijakan

- Policy Implementation

Public Service

- Resource managing

- Evaluation sebagai bentuk akuntabilitas


How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector ?


The entrepreneur spirit :

1. Innovation : Adanya inisiatif dan kreatifitas yang tinggi

2. High Competition : Berdaya saing tinggi

3. Problem Solving : Berorientasi pada pemecahan masalah tetapi tidak menimbulkan masalah baru yang lebih besar

4. Knowledge and action : Setiap kebijakan dibuat berdasarkan hasil kajian/studi kelayakan dan tindakan dapat dipertanggungjawabkan

5. Take a Risk : bahwa setiap perubahan selalu dihadapkan segala kemungkinan tantangan, rintangan, resiko atau harga yang harus dibayar


Cara menghindari Solving the wrong problem, yaitu dengan melakukan studi kelayakan dilihat dari beberapa criteria :

a. Administratif Operability

b. Political Viability

c. Economic Possibility

d. Technical Feacibility


10 Prinsip Re-Gov :

a. Pemilihan metoda untuk mencapai efisiensi dan efektivitas

b. Pelayanan diserahkan pada masyarakat

c. Pemerintahan harus kompetitif

d. Perlu adanya penyederhanaan administrasi

e. Pemerintahan harus berorientasi pada hasil

f. Pemerintahan yang berorientasi pada pelanggan

g. Pemerintahan wirausaha

h. Pemerintahan antisipatif

i. Pemerintahan desentralisasi

j. Pemerintahan yang berorientasi pada pasar

 

Teori Birokrasi Dalam Administrasi February 26, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 2:08 pm
Tags: , , ,

Dosen : Dr. H. Entang Adhy Muhtar, Drs. MS.

BIROKRASI : Salah satu perwujudan system organisasi (rasional) yang menggantikan system tradisional (Kerajaan, Kesultanan, Kraton) yang tidak mampu menjawab tuntutan perkembangan masyarakat demokratis.

Kualitas Birokrasi dinilai dari : - Manajemen - Kinerja - Produk Downs (1967) mengartikan birokrasi sebagai bentuk organisasi yang memiliki 4 macam karakteristik utama :

1. Organisasi berskala besar; memiliki jumlah anggota yang besar. Tercermin dalam birokrasi pemerintah

2. Mayoritas anggota organisasi sebagai pekerja “full time” yang menggantungkan pada pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan (income), dengan kompetisi yang tinggi dalam memberikan layanan

3. Promosi didasarkan atas penilaian kinerja sesuai dengan peran yang dimainkan dalam organisasi

4. rekruitmen didasarkan pada factor kecakapan, keahlian, bukan pada agama, ras, kelas social, dan hubungan keluarga yang secara periodic yang diseleksi dari orang yang berada diluar biro.

Weber menyebutkan ciri-ciri “ideal type of arganization”, yaitu :

1. Adanya pembagian pekerjaan, spesialisasi dan tanggungjawab yang jelas

2. Hierarki kewenangan

3. Hubungan antara manajer dengan karyawan berbentuk impersonal

4. Peraturan dan pengaturan mengarah pada pelaksanaan pekerjaan

5. Orientasi pada karier dan mendapatkan gaji yang tepat

6. Efisiensi

7. Pejabat manajerial dipilih denga kualifikasi teknis yang ditentukan dengan pendidikan dan ujian

Bagaimana birokrasi Indonesia?

Dalam birokrasi kita masih cenderung pada Caring culture, hal ini ditandai dengan :

1. Lebih mementingkan pimpinan daripada klien atau pengguna jasa

2. Lebih merasa sebagai abdi Negara daripada abdi masyarakat

3. meminimalisir resiko dengan menghindari inisiatif

4. menghindari tanggungjawab dan menolak tantangan

5. kurang suka berkreasi dan berinovasi dalam pelaksanaan tugas

 

Makna Pemerintahan February 25, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 1:46 pm
Tags: , ,

(Tinjauan dari segi Etika dan Kepemimpinan)

Penulis : Muhammad Ryaas Rasyid


Tugas-tugas pokok pemerintahan

Tujuan utama dibentuknya pemerintahan (more…)

 

Konsep dan Teori Administrasi (2) February 10, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 1:04 pm
Tags: , , ,

Dosen : Dr. H. Entang Adhy Muhtar, DRS, MS.

Administrasi dapat dilihat sebagai : Ilmu (Science), Seni (Art), Profesi (Profession).

  1. Administrasi sebagai Ilmu

Administrasi merupakan serangkaian pengetahuan (knowledge) yang disusun secara sistematis dengan menggunakan metode ilmiah (scienctific methods, research) dan dapat dikontrol (diuji) kebenarannya.

Secara filosofis administrasi dapat dilihat dari dimensi : Ontologis (ruang lingkup dan objek kajian), epistemologis (metodologis), dan aksiologis (aplikatif)

  1. Administrasi sebagai Seni

G. R. Terry (1977) mengatakan : “Art is personal creative power plus skill in performance”. Seni merupakan kemampuan atau kemahiran seseorang untuk menerapkan knowledge yang dimiliki dalam menjalankan tugas dan fungsi tertentu. Kaitannya dengan adminisrasi berarti bagaimana menerapkan knowledge (science) dengan menggunakan kemahiran, ketrampilan, pengalaman yang dilakukan oleh para administrator/manajer (top, middle, lower level) dalam suatu kegiatan kerjasama dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

  1. Administrasi sebagai Profesi

Profesi adalah kedudukan, jabatan atau pekerjaan (vocation) yang memerlukan ekspertis (keahlian) tertentu yang spesifik yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan yang ketat. Seorang professional adalah seseorang yang memiliki kemampuan, kompetensi, keahlian (khusus) dalam bidang tertentu yang bekerja berdasarkan standar kualifikasi dan keunggulan hasil kerja yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan memperoleh imbalan yang lebih tinggi.

 

Konsep & Teori Administrasi February 5, 2009

Filed under: administrasi publik — seni @ 2:45 pm
Tags: , ,

Oleh : Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, MS

Konsep adalah Abstraksi (ringkasan) dari fenomena yang dapat menggambarkan suatu objek, peristiwa/kejadian, yang berada dalam dunia pikiran (mind) sebagai produk dari eksternal world.

Administrasi adalah ilmu yang bersifat Multidisiplin (kompleks). Ini berarti konsep administrasi dipahami melalui berbagai definisi, teori, paradigma, pendekatan, metode tertentu yang bersifat utuh dan menyeluruh (wholeness). Ilmu-ilmu yang membangun ilmu administrasi antara lain ekonomi, politik, sosiologi, budaya, komunikasi, antropologi.

Teori adalah seperangkat konsep, batasan dan proposisi yang menyajikan pandangan sistematis tentang fenomena dengan merinci hubungan antar variable dengan tujuan menjelaskan dan memprediksi gejala tersebut.

Administrasi merupakan bagian dari Ilmu Sosial yang mempelajari interaksi manusia dalam melakukan kerjasama (cooperative) melalui penggunaan sarana dan sumberdaya yang terbatas (limited resources).

Dalam arti sempit, administrasi tidak lebih dari kegiatan ketatausahaan (clerical work), biasanya menyangkut tugas pekerjaan/urusan keuangan, kepegawaian, kearsipan, dokumentasi, logistic, korespondensi, teknis, operasional program, layanan informasi yang bersifat administrasi.

Dalam arti luas, administrasi adalah proses kerjasama berdasarkan rasionalitas tertentu yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan menggunakan sumberdaya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Dalam ilmu administrasi tidak ada yang bersifat pasti (pasti benar atau pasti salah), semuanya relative karma ilmu administrasi bersifat eklektik dalam artian memilih mana yang dianggap terbaik.

Yang perlu dicatat adalah inti dari administrasi yaitu Services (pelayanan).

Beberapa referensi tentang administrasi :

  • The Study of Public Administration (Dwight Waldo, 1965)
  • Administration (Albert Lepawsky, 1955)
  • Public Administration and Public Administration (Owen Hughes, 1998)
  • Public Administration and Public Affairs (Nicholas Henry, 1988)
  • Filsafat Aminist4rasi (Sondang P. Siagian)
 

Dapat 5 hal melalui 5 jalan September 26, 2008

Filed under: administrasi publik, obral obrol — seni @ 6:38 am

1. Berkah rezeki akan diperoleh melalui Shalat Dhuha

2. Cahaya dalam kubur melalui Shalat Tahajjud

3. Kemudahan dalam menjawab pertanyaan Munkar & Nakir melalui membaca Al-Quran

4. Kemudahan melintasi  Siratal Mustaqim melalui Puasa dan Sedekah

5. Mendapat perlindungan ARSY ILLAHI pada hari Hisab melalui Zikrullah.

Sudahkah kita mengamalkannya?

Semoga kita mendapatkan 5 hal tersebut. Amin…

Tapi tetep, 5 jalannya harus dilalui. Berat memang, tapi semuanya harus dijalani. Seperti kata-kata papap_Qu, “Jangan pernah berharap menerima kalau kamu tak pernah memberi”.

So, berikan dulu amalan terbaik kita, insyaAllah 5 hal tersebut menanti depan mata.hehe