An oRdinaRy PeopLe

Hanya aku yang tahu isi hatiku…

It’s a fun trip…really!!! October 23, 2009

Filed under: ma trip — seni @ 7:26 am
Tags: , ,

18 Oktober, 21.30

Ah…akhirnya sampe juga di kosan temenku di Bogor.  Setelah sebulan aku ngga nengokin kota hujan, akhirnya jan stengah sepuluh kakiku “napak” di terminal Baranang Siang. Huff…sungguh perjalanan yang melelahkan. semenjak terminal bayangan UKI ditutup aku harus rela mampir ke kp.rambutan dulu klo mau ke Bogor. Tapi ga tau kenapa hari ini ada “inisiatif” yang jarang kulakukan, aku naik Bis jurusan Bogor di depan Sadang Terminal Square karna kufikir akan lebih nyaman, jadi aku ga perlu muter dulu ke kp. rambutan. Tapi apa yg aku dapet? ternyata inisiatif itu ga berguna sama sekali, satu setengah jam aku nunggu tapi bis ga nongol-nongol. jam tanganku menunjukkan pukul 17.30 saat itu. Suerrr aku takut banget klo ternyata udah ga ada bis jurusan bogor jam segitu. akhirnya aku putusin untuk naik bis jurusan Kp.rambutan. Hahh…wrong choice ternyata. Al hasil baru jam stengah 10 malem aku menginjakkan kaki di Bogor. padahal aku berangkat dari rumah (Subang) jam 14.15. Hahh!!! dasar oneng!!!

19 Oktober, 15.00

Hari ini aku harus ke Sekolah Tinggi Perikanan di pasar Minggu buat ngambil kartu ujian CPNS DKP. Alhamdulillah lolos seleksi administrasi… aku berangkat sore karna nunggu odah (sahabatku) pulang kerja, jadi aku bisa pergi bareng dia. Inilah kebodohanku yang kedua!!! kenapa ga berangkat siang aja ya ke STPnya? ini kan jam pulang kantor dan bisa ditebak gimana situasi KRL Jakarta-Bogor jam2 segini??? Huhh… pulang dari STP aku naik kereta AC-Ekonomi karna Pakuan ga berenti di stasiun pasar minggu. lalu kenapa aku ga naek KRL ekonomi??? Parah…!!!kalau diibaratkan seekor sapi aku akan berubah menjadi dendeng ketika sampai di stasiun Bogor. penuh…sesak…peraturan “tidak boleh berdiri di pintu kereta, tidak boleh naik ke atas gerbong, bla bla bla…” tidak diindahkan sama sekali. bukan hanya naik keatas gerbong saja, bahkan beberapa anak sekolah dengan sombongnya berdiri di belakang gerbong, hanya berpegangan pada besi-besi berdiameter 1 cm kurasa. Hah…nyawa memang sudah tidak ada harganya lagi di Indonesia ini.

20 Oktober, 06.00

It’s time!!! hari ini ujian seleksi CPNS DKP dan aku kesiangan. great!!! entah alarm di ponselku berbunyi atau tidak, yang pasti aku terbangun saat jam di tanganku menunjukkan pukul 05.00.

Untung saat tiba di stasiun kereta AC-Ekonomi belum berangkat, karna aku tak bisa membayangkan jika harus naik kereta ekonomi. bisa-bisa materi yang tadi malam aku pelajari hilang terbawa oleh keringat tubuhku yang mengalir deras.

Alhamdulillah…ujiannya lancar.

jam 12.00 aku pulang ke Bogor setelah makan mie ayam dulu di pasar minggu. Tanpa ragu aku membeli tiket AC-Ekonomi karna aku tak ingin jadi keripik saat tiba di BOgor. walau masih siang, tapi aku bisa memastikan saat ini kereta akan sangat penuh oleh orang-orang sepertiku. orang yang berharap bisa lolos ke tahap selanjutnya tes cpns dkp.

setelah banyak halangan dan rintangan di jalan, akhirnya aku sampe juga di Bogor. waktu itu jam stengah 4. aku nganter odah dulu ke kantor. katanya, ” mo ngambil file proposal dulu, soalnya harus beres besok”. Oke!!!

tetep gaya

tiba-tiba dina temanku yang lainnya nongol, “eh, kita diajakin makan nih ma anggie. katanya mo ditraktir boay. ikut ga?”

“Ikuuuutttt!!!” jawab aku en odah mantap. mana mungkin kita melewatkan moment “makan gratis ini?” hehehe…

Tadinya kufikir boay (teman sekelasku) kelebihan duit di ATMnya hingga dia berbesar hati traktir kita semua yang makannya ga ketulungan banyak, tapi ternyata hari ini dia Ulang Tahun. Waw….senangnya…

really miss u all...

Wuaaaaa……seru!!! Selamat ya Ay…Wish all the great for U deh. Semoga abis ini lo bisa dapet cewe yang lebih baik. tenang…kita semua akan selalu jadi teman yang menemani dalam seka dan duka.

Ah…akhirnya selesai perjalananku di Bogor. tinggal besok deh ke Jakarta buat ketemu Dosen. Hmmm….nanti pasti aku posting ceritaku ketemu dosen. seru…!!!

 

Kp. Rambutan dikala hujan August 11, 2009

Filed under: ma trip — seni @ 9:30 pm
Tags: ,

Hari itu hujan turun sejak siang hari…sejak bus Kramat jati meluncur dengan mulusnya di jalan tol.

Aku beruntung saat itu jika dibandingkan orang2 yang terpaksa merelakan tubuhnya diguyur hujan karna tuntutan pekerjaan. contohnya saja di UKI. tidak sedikit orang basah kuyup karna lari dari satu bus ke bus lain untuk menjajakan dagangannya. Tapi bukan itu yang ingin kubagi saat ini. Ada hal yang sempat membuatku hampir menitikan air mata.

Terminal kampung rambutan…aku segera berlari ketika bus jurusan Subang-Kp.Rambutan itu berhenti untuk menurunkan penumpangnya. gerimis masih mengguyur jalanan saat itu. aku segera memasuki angkutan kota dengan nomor 41 karna tujuanku  ke cimanggis. Setelah menyamankan diri dalam angkot tersebut kulayangkan pandangan keluar sambil menunggu penumpang lain hingga angkot tersebut penuh dan siap berangkat.

“hahaha…awas!!giliran gua sekarang” suara dua orang anak kecil itu membuat pandanganku beralih. kulihat dua orang ank kecil sedang menendang-nendang kubangan air hujan tak jauh dari angkot yang aku tumpangi. Kira-kira 7 tahun umur mereka. Baju mereka basah, badan mereka menggigil karna terlalu lama kena hujan, kufikir.

ingin rasanya aku menghampiri mereka dan berkata, “De, jgn ujan-ujanan.nanti masuk angin loh” Tapi aku sadar, ini adalah salah satu dari “hiburan gratis” mereka, aku akan merenggut kebahagiaan mereka jika aku melarangnya. walau kedinginan mereka masih tetap bisa tertawa renyah.

Yang membuatku hampir menangis adalah ketika kulihat sebuah payung berukuran besar ditangan mereka. Ya…mereka adalah dua anak kecil yang berprofesi sebagai “ojeg payung”. Ah…sedih hatiku mendengarnya. Disaat adik-adikku sedang berselimut sambil minum segelas susu hangat dirumah, mereka malah harus bekerja tanpa memperdulikan diri sendiri yang kedinginan. Hampir saja aku menitikan air mata, tapi segera kualihkan pandanganku.tak sanggup aku melihatnya…tak sanggup aku membayangkan jika adikku ada diposisi mereka.naudzubillah…

Ya Allah..aku hanya bisa bersyukur kepadaMu.terimakasih atas nikmat yang Engkau berikan padaku, adiku, orang tuaku, dan seluruh keluargaku. Alhamdulillah…

Ya Allah, kalau boleh kuminta, tolong lindungi mereka, saudara yang tak kukenal secara langsung…saudara yang nasibnya tak seberuntung kami…

 

Yogya…selalu mempesona! March 3, 2009

Filed under: ma trip — seni @ 7:44 pm
Tags: , ,

Jumat, 28 Februari 2009 aku meluncur dari Subang menuju kota impianku Yogyakarta. Hampir 4 tahun aku tak menginjakkan kakiku di ‘kota Gudeg’ ini. Ada yang berubah, ya…semenjak bencana ‘gempa’ mampir dikota ini, pasti sudah banyak perbaikan disana-sini. Tapi bagiku, tetap saja mempesona! Sama seperti saat aku menginjakkan kaki pertama kali, 13 tahun yang lalu. Hari pertama aku mencoba ‘napak tilas’ setiap tempat yang pernah kukunjungi. Parang Tritis, Prambanan, Museum Yogya Kembali, cukup mengobati rasa rinduku pada kota ini. Sekitar pukul 16.30 aku tiba di Hotel Musafira dan langsung check-in di kamar nomor 1 yang sebelumnya telah kupesan on line. Pertama kalinya aku menginap di hotel ini langsung jatuh hati. Tanpa bermaksud membandingkan dengan beberapa hotel yang pernah kusinggahi di Yogyakarta, hotel ini memberikan pelayanan terbaiknya. I Love it! Malam harinya, kuhabiskan waktu dengan menonton Monster Inc di kamar hotel. Sengaja aku tak menghabiskan malamku di Malioboro sambil ‘shopping’ seperti tamu-tamu hotel lainnya (kurasa). Ya, aku memang tak seperti wanita pada umumnya yang begitu mengagungkan kata ‘shopping’, I really hate Shopping. Apalagi henya muter-muter took, memilih, tanpa membeli. Ah… Seusai shalat Subuh, kuluangkan waktu untuk sekedar jalan-jalan disekitar hotel. Ah…sungguh pemandangan yang selalu membuatku rindu. Sekitar 20 menit aku sudah kembali lagi ke hotel. Di depan hotel sudah berjejer penjual baju, kacamata, gelang, cincin, dan berbagai souvenir khas Yogyakarta dengan harga murah. Kupilih beberapa gelang untuk menambah koleksiku. Aku memang selalu menyempatkan ‘hunting’ gelang disetiap kota yang kusinggahi, tak terkecuali Yogya. Menjelang siang aku berkemas untuk ‘check out’ dari hotel Musafira. Sebelum pulang, aku mengunjungi Borobudur terlebih dulu. Karna hari Minggu mungkin, Borobudur terasa sesak. Turis Asing dan Lokal tumpah ruah disitu sehingga aku tak bisa menikmati keagungan Borobudur dengan nyaman. Akhirnya, kuputuskan untuk segera meluncur pulang ke Subang. Perjalanan pulangku tak begitu mulus karna di Cirebon aku terjebak macet yang hampir membuatku snewen. Bayangkan, 2 jam stengah. Hh…Kopling…Gas…Rem…Kopling…Gas…Rem… Sekarang aku sudah kembali ke kamar kesayanganku, dan kembali pada aktivitasku yang menjenuhkan. Liburanku cukup menyenangkan, walau sempat kecewa beberapa kali karna beberapa temanku membatalkan janji bertemu dan tak ada satu pun yang bisa kutemui di Yogya. Ah…Aku akan selalu merindukan Yogya. Entah kapan aku akan kembali.